Senin, 1 Des 2025
Langganan
  • Ruwatan Nusantara

    Kenduri Budaya Ke 31 Di Jogja, Teguh Haryono : DBN Mengerucutkannya Menjadi Platform Kebudayaan

    oleh Djuang Dul Rahman
    wayang dbn pidie negeri mulia

    Gelaran Budaya PIDIE NEGERI MULIA. Dalang Ki Sujiwo Tejo. Lakon “Pohon Hayat, Malahayati”

    Diliput oleh Sujiwotejo Channel Sujiwotejo Channel

    Brum Brum Knalpot Paduan Suara Mengiringi Nunggang Roso Borobudur To Berlin

    oleh Djuang Dul Rahman
    YI-PAOX-RITUAL

    Daulat Budaya Nusantara Ingin Populerkan Ritual Ruwat Budaya Nusantara

    Diliput oleh Jawa PosJawa Pos
    Titik 4: Pulau Alor NTT

    Titik 4: Pulau Alor Nusa Tenggara Timur

    Diliput oleh Jurnal Flores Jurnal Flores
    Titik 5: Pidie Aceh Lakon Pohon Hayat Malahayati

    Titik 5: Pidie Aceh Lakon Pohon Hayat Malahayati

    Diliput oleh BeritaBaru.coBeritaBaru.co
  • Kenduri Budaya

    Wayang Kulit Semalam Suntuk – Dalang Ki Sujiwo Tejo. Lakon “Semar Mbangun Kahyangan”

    Diliput oleh Sujiwotejo Channel Sujiwotejo Channel

    PBNU Dukung Sinergi Daulat Budaya Nusantara-Lesbumi

    Diliput oleh RepublikaRepublika

    Kali Pertama dalam Sejarah, Gelaran Wayang di Ibu Kota Nusantara

    Diliput oleh Jurnal9.tvJurnal9.tv

    Saat Dunia Berkonflik, Kebudayaan Diyakini sebagai Pertahanan Terbaik Bangsa Indonesia

    Diliput oleh Viva.co.idViva.co.id
    Sujiwo Tejo: Gua Selomangleng Kediri, Cikal Bakal Nusantara

    Sujiwo Tejo: Gua Selomangleng Kediri, Cikal Bakal Nusantara

    Diliput oleh KediripediaKediripedia

    Istri Habib Luthfi Wafat, DR. IR. Teguh : Bangsa Indonesia Kehilangan Tokoh Perempuan Peduli Kebudayaan

    oleh Djuang Dul Rahman
  • Borobudur to Berlin
  • Suar
    • Arsip Berita
    • Arsip Video
Daulat Budaya Nusantara
Logo Daulat Budaya Nusantara Bulat Warna Logo Daulat Budaya Nusantara Bulat Putih
  • 🔥
  • Tokoh
  • Kolaborasi
  • Arsip Berita
  • Borobudur to Berlin
  • Ruwatan
  • Suar
  • Inspirasi
  • Arsip Video
  • Festival
  • Heritage
  • Perform
  • Sastra
  • Adat
  • Tradisi
  • Tari
Daulat Budaya NusantaraDaulat Budaya Nusantara
Font ResizerAa
  • Inspirasi
  • Tokoh
  • Festival
  • Adat
  • Tradisi
  • Sejarah
  • Mitos
  • Musik
  • Sastra
  • Rupa
  • Tari
  • Teater
  • Perform
  • Arsip Berita
  • Arsip Video
  • Borobudur to Berlin
Pencarian
  • RUWATAN NUSANTARA
  • KENDURI BUDAYA
  • BOROBUDUR TO BERLIN
  • SUAR
    • Arsip Berita
    • Arsip Video
Sudah punya akun? Masuk
Kunjungi Kami
© Daulat Budaya Nusantara 2024. All Rights Reserved.
Daulat Budaya Nusantara > Heritage > Festival > Jelang Waisak Biksu Tudong Doakan DBN Ride Borobudur To Berlin, Teguh Haryono : Inilah Potret Toleransi
FestivalHeritageInspirasiKolaborasiSuarTokoh

Jelang Waisak Biksu Tudong Doakan DBN Ride Borobudur To Berlin, Teguh Haryono : Inilah Potret Toleransi

Djuang Dul Rahman
Djuang Dul Rahman 18 Mei 2024 3 Menit Membaca
SHARE

Agenda perjalanan kebudayaan yang diselenggarakan Daulat Budaya Nusantara dalam tajuk DBN Ride Borobudur To Berlin terus mendapat dukungan dari banyak pihak. Menjelang pelepasan perjalanan keliling dunia menaiki motor dengan judul Nunggang Roso Nuswantoro tanggal 20 Mei 2024 nanti, Tim DBN diundang oleh tokoh pemuda Budha dari Kaloran Temanggung

“Alhamdulillah, tadi sore perwakilan kami, Gus Paox Iben yang menjadi rider Borobudur To Berlin bertemu dengan para Biksu Tudong di Wisma Biksu Jaya Wijaya Temanggung. Di pertemuan singkat itu para biksu mendoakan dan sangat mendukung Perjalanan Peradaban Arus Balik Kebudayaan Indonesia dari Borobudur ke Berlin yang di selenggarakan Daulat Budaya Nusantara. Inilah potret toleransi yang dibawa DBN Ride Borobudur To Berlin” jelas DR. IR. Teguh Haryono, Pakar Pertahanan Kebudayaan dari Daulat Budaya Nusantara.

Menurut Teguh, perjalanan peradaban yang membawa semangat arus balik kebudayaan Indonesia ini sudah mendapat umpan balik dari para Biksu Tudong, yaitu para Biksu yang melakukan perjalanan ritual jalan kaki dari Thailand ke Indonesia untuk mengikuti Upacara Tri Suci Waisak di Borobudur pada tanggal 23 Mei 2024 nanti.

“Saya mendukung dan mendoakan, semoga apa yang direncanakan (perjalanan dari Borobudur ke Berlin) yang penting (dilakukan dengan) kesabaran, ketabahan, kebijaksanaan agar mendapat keberhasilan dan kesuksesan.Apalagi nanti mampir ke (Kapilawastu) tempat lahirnya Budha, semua bisa pergi kesana pasti diterima dengan baik, semua bisa pergi kesana untuk belajar, karena Budha menerima semua umat manusia sebagai saudara. Saya doakan selamat sampai tujuan” ujar Bhante Wong Sin Lhabiko Mahatera, selaku Ketua Rombongan 44 Biksu Tudong.

Seperti di ketahui secara umum, bahwa para Biksu Tudong setiap tahun selalu melakukan perjalanan spiritual berjalan kaki dari Thailand ke Indonesia untuk merayakan Hari Raya Waisak di Borobudur. Salah satu lokasi para Biksu Tudong istirahat adalah di Wisma Biksu Jaya Wijaya, Desa Kalimanggis, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Desa Kalimanggis ini adalah desa yang mayoritas dihuni oleh para pemeluk agama Budha, dengan jumlah wihara terbanyak yang tersebar di seluruh kampung.

“Pas saya tau mas Paox mau motoran dari Borobudur ke Berlin, saya telpon aja beliau buat bertemu dengan para Biksu Tudong tamu kami dari Thailand. Ndilalah Mas paox bisa mampir, akhirnya ketemu para Biksu Tudong dan mendapat doa juga dukungan. Saya seneng Mas Paox mau mampir di tempat lahirnya Budha (Kapilawastu), itu saya ceritakan ke para Biksu Tudong” terang Sutrisno Gareng, salah satu tokoh pemuda Buddhis di Desa Kalimanggis”

Perjalanan Kebudayaan yang akan dilakukan budayawan Paox Iben Mudhaffar ini akan menyusuri 3 benua dengan 100 negara, dimulai dari Asia, Eropa, Afrika, dengan melewati beberapa negara yang memiliki pusat pusat kebudayaan dan peradaban, bahkan tempat lahirnya agama agama di dunia.

“Indonesia ini kan nusantara yang terdiri dari ratusan ribu pulau pulau. Karakter masyarakatnya sejak dahulu menjadi masyarakat kosmopolit menerima perbedaaan dari seluruh penjuru dunia, Indonesia adalah bangsa pemelihara.  Sejak dulu manusia Indonesia sangat toleran dan memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika. Nah, perjalanan ini akan menjahit hubungan kebudayaan dan peradaban dengan spirit toleransi perdamaian dunia yang dimiliki oleh para leluhur kita. Makanya Nunggang Roso Nuswantoro” tukas Gus Paox Iben, Rider Borobudur To Berlin.

Berita Sebelumnya K.P.H. Purbodiningrat dan K.P. Teguh Haryono Lepas DBN Ride Borobudur To Berlin Dari Titik Nol.
Berita Selanjutnya Nunggang Roso Start Dari Titik Nol Yogyakarta, Teguh Haryono : Mendirektori Peradaban Merepositori Kebudayaan.
Tulis Komentar Anda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kunjungi Kami

Kanal Sosial Media DBN
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

Berita Populer

Daulat Kebudayaan, Pertemuan antara Budaya dan Agama
Diliput oleh Alif.idAlif.id
Nunggang Roso Start Dari Titik Nol Yogyakarta, Teguh Haryono : Mendirektori Peradaban Merepositori Kebudayaan.
20 Mei 2024
Temui Gus Mus, Rombongan Daulat Budaya Nusantara Ikut Pengajian Santri Bajingan
Diliput oleh JPNNJPNN
Titik 2: Candi Angin & Puncak Songolikur Jepara
Titik 2: Candi Angin & Puncak Songolikur Jepara
Diliput oleh Tribun NewsTribun News
titik 1 DBN goa selomangleng
Titik 1: Goa Selomangleng Kediri
Diliput oleh Radar KediriRadar Kediri

You Might Also Like

SuarTokohUncategorized

Istri Habib Luthfi Wafat, DR. IR. Teguh : Bangsa Indonesia Kehilangan Tokoh Perempuan Peduli Kebudayaan

oleh Djuang Dul Rahman
Borobudur to BerlinFestivalHeritageInspirasiKolaborasiMusikPerformSastraSuarTokoh

Brum Brum Knalpot Paduan Suara Mengiringi Nunggang Roso Borobudur To Berlin

oleh Djuang Dul Rahman
Borobudur to BerlinFestivalHeritageInspirasiKolaborasiPerformSuarTokoh

Nunggang Roso Start Dari Titik Nol Yogyakarta, Teguh Haryono : Mendirektori Peradaban Merepositori Kebudayaan.

oleh Djuang Dul Rahman
Borobudur to BerlinFestivalPerformSuarTokoh

K.P.H. Purbodiningrat dan K.P. Teguh Haryono Lepas DBN Ride Borobudur To Berlin Dari Titik Nol.

oleh Djuang Dul Rahman
Daulat Budaya Nusantara

Tentang Kami

Gerakan Daulat Budaya Nusantara memiliki misi berproses merawat keluhuran budi pekerti para leluhur, adat istiadat, tradisi yang dalam waktu bersamaan meruwat manusia (culture) sekaligus alam (nature) agar tercipta harmoni sebagai visi terjauhnya.

Kenal Lebih Dekat

  • Mukadimah
  • Profil Pendiri
  • Narahubung
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi

Kanal Cepat

  • Inspirasi
  • Tokoh
  • Festival
  • Adat
  • Tradisi
  • Sejarah
  • Mitos
  • Musik
  • Sastra
  • Rupa
  • Tari
  • Teater
  • Perform
  • Arsip Berita
  • Arsip Video
  • Borobudur to Berlin
6.1KFollowersLike
10.8KFollowersFollow
59SubscribersSubscribe

© Daulat Budaya Nusantara 2024. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Lupa password?